1. Halo, Selamat Datang!

    Kami adalah komunitas online tanaman Go Green Indonesia yang suka berbagi pengalaman, berbagi ilmu, dan berdiskusi apa saja tentang tanaman (tanaman hias, tanaman buah, sayuran, dll).

    Berbagai konsep berkebun yaitu bercocok tanam dengan tanah, tanpa tanah (hidroponik), aquascape, tanaman karnivora, bonsai, pertanian/agribisnis, juga dibahas disini.

    Kebunpedia terbuka untuk siapa saja, semua kalangan, dan sangat mengharapkan Anda bergabung bersama kami. Ayo daftar sekarang untuk mendapatkan akun Kebunpedia gratis (proses singkat kurang dari 10 detik).

    Abaikan Pemberitahuan

[ASK] Pengiriman Tanaman / Bonsai Ke Luar Negeri

Diskusi dalam 'Forum Pertanian & Agribisnis' dimulai oleh Pesona Bonsai, Agu 16, 2016.

?
  1. Ya

    100.0%
  2. Tidak

    0 suara
    0.0%
  3. Pernah, tapi sudah terpecahkan

    0 suara
    0.0%
  1. Pesona Bonsai

    Pesona Bonsai Anakan

    Postingan:
    11
    Poin Piala:
    3
    Lokasi:
    Bogor
    Rating:
    +20
    Hi, Salam kenal, saya Ramdani dari Pesona Bonsai. Ini adalah postingan ke 2 saya setelah saya menuliskan secercah salam perkenalan dii thread perkenalan. Saya sangat berterima kasih kepada KebunPedia karena ternyata setelah saya membaca materi di forum ini banyak ilmu dan wawasan seputar tanaman, hampir seluruh tanaman. Pertama kali aya mengenal forum ini dari Link yang saya lihat di KebunBibit dan salah satu forum besar lain nya yaitu Ads-id . Ketika saya melihat forum ini saya langsung terpikat dan bergabung menjadi salah satu anggota yang masih newbie di forum ini, jadi di mohon untuk para master dan suhu untuk memberikan bimibingan nya :) .

    Next topik, Balik lagi ke laptop, eh ..... ke topik hhheee, sesuai judul yang saya tulis di atas, ada pertanyaan besar yang belum bisa saya jawab sampai saat ini baik secara implementasi di lapangan/fakta ataupun secara teori searhing di mbah google,,, idih.... apaan sih bahasanya ko ga nyambung ya :D .....

    Langsung ya ke pokok bahasan, saya adalah salah satu owner perusahaan Bonsai yang memiliki sekitar 1.000 lebih Pohon Bonsai.
    Sekilas cerita : Kami mendirikan Toko Bonsai sejak Bulan Juni 1984 di kota hujan Bogor, Awalnya kami melakukan penjualan Bonsai hanya melalui offline dan belum menjamah online, karena dengan perkembangan zaman dan perkembangan tekhnologi digital, kami mencoba untuk memasarkan Bonsai secara digital/online, dan hasilnya ternyata sungguh luar biasa, kami sering melakukan pengiriman ke berbagai sudut Nusantara. Omset pun kiat menanjak, Alhamdulillah saya bersyukur dengan karunia tersebut, akan tetapi banyak yang perlu kami persiapkan karena ini baru awal dan masih banyak tantangan yang harus di hadapi karena dalam marketing pemasaran adalah pertarungan yang sengit hhhee. Jadi kami belum menjadi apa-apa dan masih harus banyak melakukan perbaikan secara kualitas, kuantitas dan hal tersebut harus berkesinambungan serta konsisten :).

    Kendala yang saya alami sekarang adalah tentang masalah pengiriman tanaman, untuk pengiriman secara nasional sudah terpecahkan karena kini kami sering melakukan pengiriman tanaman ke seluruh nusantara dengan mudah, Alhamdulilah patut di syukuri. Jadi apa yang menjadi masalah dan belum terpecahkan ?
    "Pengiriman Tanaman Ke Luar Negeri" . Yang kami alami sekarang adalah kesulitan untuk melakukan pengiriman tanaman ke luar negeri. Prioritas kami adalah Bonsai, kedepannya mudah-mudahan bisa merambah lebih jauh ke tanaman hias dan bibit, semoga untuk bibit bisa bekerjasama dengan kebun bibit (Mudah-mudahan owner kebunbibit baca) heheee....
    Banyaknya permintaan order dari luar negeri membuat saya berpikir keras dan mencari solusi agar apa yang saya cari bisa terjawab yaitu problem kesulitan pengiriman ke luar negeri.

    Saat saya mencari referensi tentang ekspedisi yang melayani ekspor, diantaranya DHL dan EMS Pos Indonesia, saya langsung menghubungi call center mereka, akan tetapi jawaban yang sya dapatkan adalah : Tanaman tidak bisa di kirim ke luar negeri.

    Beberapa calon pelanggan telah menghubungi saya mulai dari USA, Australia, UK, Saudi Arabia, Malaysia, Singapore, Srilanka, dll . Calon pelanggan tersebut terbuang secara percuma karena ketidak sanggupan saya untuk melakukan pengiriman ke luar negara.

    Dari problem saya diatas, mudah-mudahan di forum ini ada yang bisa sharing dan berbagi ilmu kepada saya dan memberikan solusinya.

    Sekian dari saya, maaf agal banyak cerita kaya cerpen hhheee.

    Terima kasih, mohon maaf jika ada salah kata, Salam hangat - Pesona Bonsai.
     
    • Suka Suka x 1
  2. Kmommy

    Kmommy Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    3,429
    Poin Piala:
    510
    Rating:
    +2,246
    Hm.. maaf meluruskan dulu nih, founder kebunPedia adalah owner bibitbunga.com - beda dengan yg pakbun @Pesona Bonsai@Pesona Bonsai sebut di atas ;).

    Mengenai pertanyaannya, kita sama2 tunggu share dari min @calvin@calvin ...:)
    Atau yg lain.. mungkin ada yg bisa bantu/saran?
     
    • Suka Suka x 1
    • Setuju Setuju x 1
  3. Guradisu

    Guradisu Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    4,108
    Poin Piala:
    695
    Lokasi:
    Somewhere inside your heart
    Rating:
    +2,504
    Dicolek donk @Coach-nya. Eh, @Rudy The@Rudy The .

    Mau colek juga modbebs yang hobinya keluyuran keluar negri buat aneka perdagangan @Ebenks@Ebenks .

    Ada satu lagi yang hobi ekspor barang dari tanaman sampe hewan, sapa yah. Kok aku lupa.
    Mungkin nanti ditambahin sama yang lain :)
     
    • Suka Suka x 1
  4. Rudy The

    Rudy The Coach

    Postingan:
    2,809
    Poin Piala:
    1,385
    Lokasi:
    Tangerang
    Rating:
    +2,464
    Memasukkan dan mengirim keluar tanaman ke LN, memanv tidak mudah. Itu menyangkut kekhawatiran negara lain juga Indonesia bahwa impor tanaman bisa membanyak hama penyakit yg dapat merajalela di negara masing2. Selain itu ditakutkan tanaman yg datang sebagai pendatang tersebut ternyata bersifat dominan dan mengalahkan tanaman endemik lokal. Alasan tersebut di atas menyebabkan tiap negara mensyaratkan peraturan yg bermacam2. Dari karantina sampai phytosanitary certificate.
    Mungkin pak bun bisa kontak dan bicara dgn bagian karantina di bandara utk mendapat info lebih detail.
    Jalan lain yg memungkinkan :
    1. Menjual di DN dan meminta pembeli luar yg mengurus dokumen eksportnya.
    2. Kerjasama dgn perush yg sdh biasa melakukan eksport tanaman ke luar.
    Semoga bermanfaat
     
    • Suka Suka x 1
  5. Pesona Bonsai

    Pesona Bonsai Anakan

    Postingan:
    11
    Poin Piala:
    3
    Lokasi:
    Bogor
    Rating:
    +20
    @Kmommy@Kmommy Terima kasih min udah reply thread ini :) , mohon maaf iya betul saya salah sebut hhheee, makasih ya udah di luruskan, mudah-mudahan thread ini bisa menghasilkan solusi jika ada yang mengalami permasalahan yg sama.

    _________________________________________________________________________________________________________________
    Makasih banyak mimin @Guradisu@Guradisu atas kontribusinya mencolek master-master yang sudah berpengalaman, semoga beliau bisa sharing dan berbagi pengalamn nya di thread ini, :)


    ________________________________________________________________________________________________________________________
     
  6. Ebenks

    Ebenks Moderator

    Postingan:
    1,067
    Poin Piala:
    208
    Lokasi:
    Atas pohon
    Rating:
    +1,144
    Untuk hal ini pakbun bisa menghubungi cargo setempat ..yang terkonek dengan pelabuhan ..

    Saya pribadi paling ngirim benih saja itu biasa sangat mudah bisa mengunakan pos indonesia ...

    Kalau tanaman saya belum pernah

    Tp saya lihat bonsai bonsai dibali yng gede gede, juga patung budha tidur serta seperangkat gamelan bisa dikirim ke berbgai kota di dunia ..
    Yang jelas mereka bekerjasama dgn cargo international untuk hal itu.
    kalau mengunakan pesawat pasti akan rumit ...biasa masalah ....perijinanan.

    Kalau duit pakbun ok ...lancar lah ..hehehehe
    Tapi demi kelancaran bisnis pakbun
    Utamakan cari jasa pengiriman lewat laut .
    Searching saja di web ..
    Kalau pakbun jalan jalan dibali khusus nya ubud berjajar cargo cargo itu .

    Untuk hal ini pakbun bisa jalan jalan saja kepelabuhan terdekat pasti banyak link soal itu ...


    Nuhun
     
    • Suka Suka x 1
  7. Guradisu

    Guradisu Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    4,108
    Poin Piala:
    695
    Lokasi:
    Somewhere inside your heart
    Rating:
    +2,504
  8. Ebenks

    Ebenks Moderator

    Postingan:
    1,067
    Poin Piala:
    208
    Lokasi:
    Atas pohon
    Rating:
    +1,144
    Resiko nya sangat besar ... yaitu kadang barang tidak terkirim karena isi dan laporan tidak sama ... bahkan bisa kembali ke pengirim ... atau bisa juga masuk ke badan hukum ...jika nilainya berharga .
    Kiriman batangan emas dibilang kapas kihkikih :facepalm:

    Jujur napa .... kan enak ...to
     
    • Lucu Lucu x 1
  9. Pesona Bonsai

    Pesona Bonsai Anakan

    Postingan:
    11
    Poin Piala:
    3
    Lokasi:
    Bogor
    Rating:
    +20
    Ada juga yang seperti dan jujur waktu itu saya juga pernah melakukan hal tersebut di karenakan dulu untuk mengirim tanaman seperti bonsai sangat sulit harus di karantina dulu, tapi sekarang saya cari aman dan nyamana, ketika melakukan pengiriman di sebutkan isi nya apa dan rincian produknya apa bahkan di dalam alamat pengiriman saya tulis apa saja isi produk dalam paket tersebut karena untuk menghindari kehilangan dan hal-hal yang tidak di inginkan. Untuk saat ini pengiriman di dalam negeri saya menggunakan jasa lorena dan indah cargo. Untuk Tiki terkadang bisa terkadang tidak, untuk pos terkadang bisa terkadang tidak, dan untuk JNE sangat sulit karena membutuhkan syarat karantina. bayangkan saja jika orderan banyak semua harus melalui karantina kan repot juga hhhee.
     
    • Suka Suka x 2
  10. Sunan Cilik

    Sunan Cilik Aklimat

    Postingan:
    1
    Poin Piala:
    11
    Rating:
    +1
    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    Saya sudah ke Kantor Karantina setempat dan bertemu langsung dengan personil yang bersangkutan... Hasilnya:

    1. Setiap hasil tumbuhan perlu "Surat Jalan" dari Balai Karantina.
    2. Produk makanan berbasis pertanian seperti jagung, kopi, cabe dan lain sebagainya harus melewati Karantina sebagai benteng terdepan produk Indonesia ke luar negeri. Proses sangat mudah dan murah. Silakan konsultasi di Kantor Karantina Daerah anda.
    3. Menurut ketetapan international IPPC (International Plantation Product Convention). Telah menentukan bahawa, Tumbuhan hidup walau apa bentuknya tidak di ijin kan untuk di bawa keluar apalagi yang ada tanahnya...terkecuali untuk tujuan ilmiah atau penelitian dan ini butuh ijin khusus dari menter yang bersangkutani antar negara.

    والله أعلم بالصواب
     
    • Suka Suka x 1
Konsep telah disimpan Konsep telah dihapus

Bagikan halaman ini

Memuat...