1. Ayo beli Kaos Kebunpedia di sini. Bisa dipake mejeng di acara2 pameran tanaman, gath, atau untuk dijadiin profile pic di KP. Yang paling penting, biar kamu kekinian dan punya pengenal identitas sebagai kebuner untuk dunia luar, wkwkwkwk.

    http://www.kebunpedia.com/threads/ready-stock-official-t-shirt-kebunpedia.7034/#post-80036



    Abaikan Pemberitahuan
  2. PRODUK PERDANA KP - POT Tricho itu pupuk berinokulasi Trichoderma. Juga mengandung Bokashi, Kascing, Ehpsom Salt, Vitamins, dll (dll ini rahasia) :D
    Mari bawa pengalaman menanam anda ke level yang lebih tinggi ;)

    http://www.kebunpedia.com/threads/pupuk-booster-pot-tricho.8368/


    Abaikan Pemberitahuan
  3. Halo, Selamat Datang!

    Kami adalah komunitas online tanaman Go Green Indonesia yang suka berbagi pengalaman, berbagi ilmu, dan berdiskusi apa saja tentang tanaman (tanaman hias, tanaman buah, sayuran, dll).

    Berbagai konsep berkebun yaitu bercocok tanam dengan tanah, tanpa tanah (hidroponik), aquascape, tanaman karnivora, bonsai, pertanian/agribisnis, juga dibahas disini.

    Kebunpedia terbuka untuk siapa saja, semua kalangan, dan sangat mengharapkan Anda bergabung bersama kami. Ayo daftar sekarang untuk mendapatkan akun Kebunpedia gratis (proses singkat kurang dari 10 detik).

    Abaikan Pemberitahuan

Cara Merawat Tanaman Kantong Semar (nepenthes) Setelah Membeli

Diskusi dalam 'Kantung Semar Nepenthes sp.' dimulai oleh Ron, Mei 19, 2016.

  1. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    saat rekan sekalian sudah membeli nepenthes, lalu akan muncul pertanyaan: saya sudah membeli nepenthes (baik dari seller lokal maupun dari OL shop) , lalu apa yg sebaiknya saya lakukan??. di sini saya akan sedikit berbagi pengalaman. yang akan sy lakukan adalah:

    1. Siapkan media. Pilihan media bisa cocopeat+arang sekam, cocopeat + akar pakis cacah, cocopeat+perlite, cocopeat+cocochips, cocopeat + pasir silica, spaghnum moss + perlite, dsb. untuk pemilihan media, pastikan kita memilih campuran media yg mengikat air + media yg kurang mengikat air dan membantu aerasi udara dalam media. cocopeat, spaghnum moss, spaghnum peat moss adalah contoh media yg mengikat air. sedangkan perlite, akar pakis cacah, pasir silica adalah contoh media yg kurang mengikat air dan membantu aerasi dalam media. sebelum menentukan akan menggunakan media yg mana dengan takaran bagaimana, sebaiknya perhatikan dulu jenis nepenthes apa yg dibeli?, sebab tidak semua nepenthes senang dengan media yang sama. sebagai contoh, nepenthes mirabilis mempunyai ketahanan terhadap media yg becek, namun demikian, tidak dengan nepenthes truncata yang meminta media cukup lembab saja. dalam kasus ini, untuk nepenthes mirabilis, boleh menggunakan perbandingan 50 : 50 antara media pengikat air dengan media pe-morous....sedangkan untuk nepenthes truncata, bisa menggunakan perbandingan 25 : 75 antara media pegikat air dengan media pe-morous. perlu diperhatikan, beberapa pakar menyarankan menggunakan arang sekam sebagai pe-morous media, tapi saya pribadi cukup menghindari arang sekam karena mudah kutuan (mealy bugs) dan menyerang akar nepe. pilihan terbaik saya saat ini adalah menggunakan spaghnum moss dicampur perlite.
    2. Sterilkan media di tempat terpisah, cocopeat khusus cocopeat, arang sekam khusus arang sekam, dst dgn cara direbus sampai air mendidih. Setelah air mendidih,matikan api dan biarkan media sampai dingin. Dalam merebus,gunakan air yg kurang mengandung mineral (TDS di bawah 50PPM). (langkah ke 2 ini optional dan tidak wajib tapi disarankan).
    3. Campur cocopeat dan arang sekam (atau alternatif media lainnya) sampai rata lalu tata ke dalam pot. Ada baiknya sbelum media ditata ke dalam pot, sebelumnya lubang di pot ditutupi dengan sabut kelapa sehingga media campuran tidak keluar pada saat disiram dan air tetap lancar keluar ketika disiram.
    4. Tusuk media sampai terbentuk lubang dan masukkan nepenthes ke dalam lubang tersebut. Ratakan media sampai lubang tertutup. Pastikan jangan sampai ada akar yg tidak tertutup media atau keluar dari media.
    5. Siram/guyur nepenthes dengan air yg kurang mineral (TDS di bawah 50PPM) sehingga media memadat sendiri. Sangat tidak disarankan memadatkan media dengan ditekan-tekan tangan.
    6. Simpan pot yg sdh ada nepenthes di tempat yg mendapat sinar matahari 50% dan bisa mendapat sinar untuk waktu selama mungkin (±6-7 jam).pastikan juga kelembaban udara di lokasi pemeliharaan selalu tinggi (sebaiknya di atas 70%) dengan aerasi udara di lokasi cukup lancar. biarkan tanaman di tempat 50% sinar selama 5 hari. Di hari ke 6, tanaman sudah bisa diberikan sinar secara bertahap sesuai dengan kebutuhannya. Perlu menjadi perhatian, Nepenthes ada yang suka dengan sinar banyak, namun ada juga yang suka dengan sinar agak teduh. Sebelum memberikan sinar, sebaiknya bertanya dulu kepada sellernya apakah tipe Nepenthes tersebut membutuhkan sinar yang banyak atau teduh.
    7. setelah nepenthes beradaptasi dengan baik, Jika di tempat menanam kurang serangga, nepenthes bisa dibantu diberikan makanan dgn cara: memasukkan ulat hongkong yang sbelumnya sudah dipotong. Untuk 1 nepenthes, cukup 1 kantong saja yg diberikan makan. Pemberian makan bisa dgn interval waktu 2 minggu sekali. Jika kelebihan makan, maka kantong akan cepat membusuk.
    8. Walaupun kurang disarankan, tapi Nepenthes bisa diberikan pupuk dengan saran dari para pakar adalah menggunakan pupuk yang tinggi unsur P dan K dengan takaran ¼ dari dosis yang disarankan. Pemberian pupuk bisa dengan interval sebulan sekali.

    NB: nepenthes yg belum beradaptasi dgn baik, sebaiknya jgn dulu diberi makan secara manual atau pupuk. setelah adaptasinya sudah baik, boleh dikenalkan dengan makanan atau pupuk
     
    • Jenius! Jenius! x 3
  2. calvin

    calvin Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    2,386
    Poin Piala:
    340
    Lokasi:
    Makassar, Sulawesi Selatan
    Rating:
    +1,618
    nepenthes yang disebut diatas kan N. mirabilis dan N. truncata. Itu yang agak rewel ya? Kalau kayak rafflesiana dan tricocharpa gimana? Ada berapa banyak nepenthes di dunia ini? :D
    Kenapa tidak dasarankan memadatkan media tanam nepenthes dengan cara ditekan-tekan tangan?
     
  3. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    nope, mirabilis masuk kategori "gulma" yg artinya sangat2 gampang sekali, itulah kenapa mirabilis paling cocok buat yg mau belajar nepe....sedangkan truncata pada dasarnya tidak rewel, hanya saja dia sangat2 lelet dalam pertumbuhannya.... rafflesiana malah lbh rewel drpd mirabilis, tapi tidak lebih lelet drpd truncata...trichocarpa masuk kategori silangan yg cukup tahan banting, kakak....dia hampir mirip dgn mirabilis sebagai nepe entry level... klo ada pertanyaan berapa banyak nepe di dunia ini, jawabannya adalah ribuan....untuk spesies sendiri sudah ada sekitar 140an lebih jenis...sedangkan silangan???, wooo....hhhooo....bayangkan saja dr 140an spesies tersebut disilang2kan trus silangan yg sdh disilang disilangkan lagi dgn silangan2 lain (multiple hybrid) misalnya ventricosa x (ventricosa x (ventricosa x lowii))....bayagkan saja, spesies awal ventricosa....lalu disilang lagi dgn lowii...setelah itu ventricosa yg sdh disilang dgn lowii disilang lagi dgn ventricosa....nah, hasilnya ventricosa yg sdh disilang dgn lowii lalu disilang lg dgn ventticosa kembali lagi disilang dgn ventricosa....bayangkan saja klo sdh disilang dgn segitu banyaknya....hasilnya bisa ribuan jenis silangan....
     
    • Jenius! Jenius! x 2
  4. calvin

    calvin Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    2,386
    Poin Piala:
    340
    Lokasi:
    Makassar, Sulawesi Selatan
    Rating:
    +1,618
    terimakasih pencerahannya kakak.. bagaimana dengan pertanyaan yang ini?

    Nambah lagi pertanyaannya dong, 140 species itu apakah semua ada di Indonesia? berapa persen yang HL dan berapa persen yang LL? kakak kamus tavor berjalan nih :D
     
    • Suka Suka x 1
  5. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    oh iya, lupa....media jgn ditekan2 krn akar nepe tdk suka terjepit terlalu ketat....petunjuknya gampang perhatikan saja air yg mengalir di media yg sdh ditekan2 akan lebih lambat dibanding air yg mengalir di media yg tidak ditekan2.... *mengalir = turun ke bawah pot

    140an spesies itu blm valid...sy lupa jumlah pastinya, kakak....untuk di indonesia, sekitar 80% nepe habitatnya di indo....
     
    • Suka Suka x 2
  6. calvin

    calvin Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    2,386
    Poin Piala:
    340
    Lokasi:
    Makassar, Sulawesi Selatan
    Rating:
    +1,618
    terimakasih jawabannya kakak Ron yang begitu pintar. Sudah kelas berapa sih Kak?
     
    • Suka Suka x 1
    • Lucu Lucu x 1
  7. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    baru kelas 3 smp.... *jadi malyu...
     
    • Lucu Lucu x 2
  8. Bayu_pratama

    Bayu_pratama Aklimat

    Postingan:
    37
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +8
    Kok kantong semar saya kering ya ,gara2 saya pindahin ke pot padahal pagi hari dan udah disiram apa solusinya
     
  9. Bayu_pratama

    Bayu_pratama Aklimat

    Postingan:
    37
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +8
    Kok kantung semar saya kering /layu ya gara 2 saya pindahin ke pot dari botol padahal saya pindahin pagi hari dan saya siram ,dan saya taruh dulu di bawah naungan tanpa kena matahari ,eh sorenya kering apa ya penyebabnya.?
     
  10. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    bentar, dari botol maksundya dari steril culture gitu, kakak???. klo bener dr botol steril culture itu, artinya cocok dia langsung kering....soale dlm botol itu kan humidity stagnan di 100%, trus dikasih ke pot, & humidity lingkungan sekitar naik turun, makanya dia shock & mati....kalau mau pindah dari sterile culture ke pot, mesti bertahap....setelah masuk pot, sungkup dulu....lalu sungkupan pelan2 dilubangi setiap 3 hari sampe bener2 lubang poll...
     
    • Jenius! Jenius! x 1
  11. Bayu_pratama

    Bayu_pratama Aklimat

    Postingan:
    37
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +8
    Oh jadi intinya harus beradaptasi dulu ya (disungkup )
     
  12. ivan chandra

    ivan chandra Anakan

    Postingan:
    3
    Poin Piala:
    3
    Lokasi:
    Palembang
    Rating:
    +3
    Kalau sumatrana baiknya pake campuran 50:50 atau 25:75 ya om ?
     
    • Suka Suka x 1
  13. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    Khusus mbah e,pake batu tawas aja,mbah...
     
    • Lucu Lucu x 1
  14. ivan chandra

    ivan chandra Anakan

    Postingan:
    3
    Poin Piala:
    3
    Lokasi:
    Palembang
    Rating:
    +3
    Jiaaaaaah, padahal niat nya mau belajar... hikz hikzzzz huaaaaaaaaaaaa
     
    • Lucu Lucu x 1
  15. Yusuf

    Yusuf Aklimat

    Postingan:
    61
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +5
    Saya bar
    saya beli rafflesiana 3 hari lalu. Saya tempatkan di tempat yang sangat sedikit kena sinar matahari dan lembab. Maunya sih biar adaptasi dulu.....Cara ini benar atao salah ya? Sama minta tolong share pengalaman piara rafflesiana,biar makin pinter lagi hehehe
    Oooo ya,daun yang dipucuknya itu pertama datang sekarang udah buka sempurna apakah ini bisa dikatakan perkembangan yang baik? Mohon pencerahan
     
  16. Ron

    Ron Instar

    Postingan:
    44
    Poin Piala:
    45
    Rating:
    +70
    Raffles bisa dikatakan cukup rewel, tapi juga cukup mudah. Berdasarkan pengalaman,raffles kuat diberikan sinar yg banyak,tp sy lbh senang kasih sinar 60%(gunakan paranet).
    Seperti yg sdh sy tulis di atas, adaptasi dgn sinar 50% sdh cukup,kurang dari itu terkadang(terkadang lho ya), malah dia kurang bagus....
    Kunci merawat nepenthes itu sebenarnya simpel, cukup perhatikan media(baca di point pemilihan media), kelembaban udara di atas 70% (kelembaban udara bukan kelembaban media), & kecukupan sinar sesuai jenis(baca di point kebutuhan sinar). Sisanya biarkan dia berkembang sendiri.
    Terbukanya pucuk baru menjadi daun bisa dikatakan salah 1 indikator perkembangan baik. Tp tetap ada beberapa indikator selanjutnya lagi...antara lain: terbentuknya kantong, daun&kantong berikutnya jadi lebih gede dari daun&kantong sebelumnya,munculnya anakan/bassal, dst.
     
  17. Yusuf

    Yusuf Aklimat

    Postingan:
    61
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +5
    Terima kasih.......sangat bermanfaat....jadi kalau baru tiba nepinya langsung boleh kena sinar matahari hingga 50 persen?
    perlu waktu berapa hari dulu sebelum bisa kena chy? Soalnya pas itu waktu pengiriman harusnya datang sehari tapi ada keterlambatan jadi baru nyampai di hari ke 3 takutnya stress menyebabkan gak tak terduga
    Terus tandanya nepi udah kuat disinarin dengan intensitas lebih besar ntu apa aja?
    Kalau rafflesiana perlu tidak diberi nampan air saat mandi sinar matahari?
    Maaf pertanyaannya kya kereta panjang banget......
     
    Diubah terakhir kali: Sep 18, 2016
  18. Yusuf

    Yusuf Aklimat

    Postingan:
    61
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +5
    Maksudnya butuh waktu berapa hari dulu untuk bisa memberikan cahaya maksimal pada nepenthes rafflesiana ini?
     
  19. Yusuf

    Yusuf Aklimat

    Postingan:
    61
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +5
     
  20. Yusuf

    Yusuf Aklimat

    Postingan:
    61
    Poin Piala:
    8
    Rating:
    +5
     
Konsep telah disimpan Konsep telah dihapus

Bagikan halaman ini