1. PRODUK PERDANA KP - POT Tricho itu pupuk berinokulasi Trichoderma. Juga mengandung Bokashi, Kascing, Ehpsom Salt, Vitamins, dll (dll ini rahasia) :D
    Mari bawa pengalaman menanam anda ke level yang lebih tinggi ;)

    http://www.kebunpedia.com/threads/pupuk-booster-pot-tricho.8368/

    Kumpulan foto testimonies bisa dilihat di sini yah (akan terus di-update):

    http://www.kebunpedia.com/media/users/guradisu.66/



    Abaikan Pemberitahuan

Pemilihan Media Tanam Nepenthes Yang Tepat

Diskusi dalam 'Kantung Semar Nepenthes sp.' dimulai oleh Piko, Mar 22, 2016.

  1. Piko

    Piko Kimera

    Postingan:
    601
    Poin Piala:
    105
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +440
    Seperti halnya pada tanaman lain, salah satu kunci keberhasilan budidaya dan perawatan tanaman dari genus Nepenthes adalah pemilihan media tanam yang tepat.

    Secara garis besar, Nepenthes membutuhkan media yang mampu memberikan kadar kelembaban yang tinggi dan stabil (50% ke atas), porous, pH cenderung netral ke asam, dan rendah mineral. Sedangkan hal lain yang mempengaruhi dan perlu diperhatikan adalah suhu dan intensitas cahaya lingkungan tempat Nepenthes tersebut diposisikan, serta jenis Nepenthes yang akan dibudidayakan (Lowland Nepenthes atau Highland Nepenthes).

    Kalau yang disebut 'hal lain' disini patokan idealnya, yakni:
    (1) Lowland (0 - 800 mDPL), yakni suhu siang berkisar 25 s/d 35 °C, suhu malam berkisar 19 s/d 25 °C, intensitas cahaya tinggi (bisa full sun atau partial sun).
    (2) Highland (800 m DPL ke atas), yakni suhu siang berkisar 21 s/d 25 °C, suhu malam berkisar 18 s/d 7 °C, intensitas cahaya sedang (bisa partial sun atau di bawah naungan)

    Untuk mencapai kondisi tersebut sebenarnya mudah, bahkan bisa dikatakan bahan-bahan yang dibutuhkan bisa kita ambil dari lingkungan sekitar. Namun untuk beberapa kasus harus dibahas detail satu persatu, misalnya ingin membudidayakan Nepenthes Highland di Jakarta. Mungkin nanti akan dibahas di thread lain karena pada thread ini hanya akan membahas media tanam yang umum digunakan dalam pemeliharaan Nepenthes.

    Setelah memahami kondisi tersebut di atas, maka pemilihan media tanam Nepenthes yang sesuai adalah sebagai berikut:

    1. POT. Sebagai media sekunder, pot yang banyak digunakan dalam budidaya Nepenthes adalah pot gantung tanpa tatakan air dan harus bolong bawahnya. Khusus untuk Nepenthes highland, banyak juga yang memakai keranjang sampah yang bolong-bolong untuk media pot.

    [​IMG]

    [​IMG]

    2. Spaghnum Moss, yakni media tanam yang paling banyak digunakan karena mempunyai properti mampu menjaga kelembaban media, cenderung dingin, rendah mineral dan tahan lama namun relatif mahal.

    [​IMG]

    3. Perlite, yakni media tanam yang paling banyak digunakan sebagai campuran agar media porous dan rendah mineral. Perlite adalah cacahan sejenis batu vulkanik yang dipanaskan dengan suhu tinggi yang berbentuk granule.

    [​IMG]

    4. Sekam bakar, yakni media alternatif pengganti perlite apabila pehobi mempertimbangkan budget yang murah. Hanya saja secara jangka panjang, sekam bakar cenderung membuat media menjadi 'clogging' atau istilahnya padat. Idealnya adalah mencari sekam bakar yang masih benar-benar berbentuk gabah namun gosong, bukan yang sudah berbentuk serbuk. Sayangnya di toko tanaman kebanyakan yang dijual adalah sekam bakar yang sudah menjadi bubuk karena mungkin sudah terlalu lama atau tertindih beban berat.

    [​IMG]

    5. Cocopeat, yakni media favorit alternatif pengganti spaghnum moss yang murah meriah. Sayangnya secara jangka panjang apabila dipaparkan dengan kelembaban tinggi secara terus menerus akan berubah menjadi bubur. Ketika sudah jadi bubur rawan tumbuh jamur.

    [​IMG]

    6. Lumut hidup, yakni media yang baik yang banyak digunakan sebagai topping karena mampu menjaga kelembaban dan mencegah tumbuhnya jamur. Repotnya nih, kalau dari pengalaman, 2 -3 bulan pertama biasanya bakal repot mencabut tanaman liar yang ikut tumbuh. Biasanya diambil dari hutan sehingga spora atau biji tanaman liar ikut terambil dan tumbuh.

    [​IMG]

    7. Tumbukan Batu bata merah, yakni media yang bisa digunakan sebagai pengganti perlite. Namun apabila tumbukannya terlalu halus, malah sering menghambat jalur buangan air dan membuat media jadi becek.

    [​IMG]

    8. Cacahan pakis, yakni media pengganti perlite. Menurut saya sebenarnya lebih bagus dari perlite namun cukup repot juga mencacah pakis hingga ke bentuk yang lebih kecil sehingga mudah diaduk dengan media lain. Nggak tau ya, mungkin ada juga sih yang jual sudah dicacah soalnya pehobi anggrek terkadang butuh juga pakis cacah ini.

    [​IMG]

    9. Pasir silica, yakni media pengganti perlite yang cukup murah meriah kalau belinya di toko supplier bahan filter air (jangan beli di toko ikan hias karena mahal banget jatuhnya). Ada satu kelemahan, yaitu butuh keterampilan tinggi dalam mencampur pasir silica dengan bahan lain karena sifatnya berat jadi cenderung berkumpul di bawah ketika diaduk....hehehe...tukang bangunan keles

    [​IMG]

    10. Arang dan zeolit, yakni media yang digunakan di dasar pot untuk mengurangi kandungan mineral sehingga media tanam cenderung bersifat netral. Namun pehobi tavor biasanya menganggap kedua bahan ini sebagai sesuatu yang sifatnya opsional.

    [​IMG]

    [​IMG]

    11. Cacahan kulit pohon pinus, menurut saya adalah bahan yang idealnya ada meskipun sedikit karena properti bahan ini mampu menghambat pertumbuhan jamur dan mampu menjaga kelembaban. Masalahnya adalah relatif sulit mencari kulit pohon pinus dan mencacahnya pun butuh waktu.

    [​IMG]

    Nah setelah kita mengetahui potensi masing-masing bahan untuk media tanam, langkah selanjutnya adalah mengolah bahan tersebut dengan mengaduk rata dengan komposisi bahan antara penyedia kelembaban dan penyedia porous-itas seimbang, yakni 50 : 50. Kemudian idealnya diberi topping lumut hidup.

    Selesai sudah rangkaian persiapan awal budidaya Nepenthes. Btw kalau sudah tanam Nepenthes, mulai sekarang kecoa jangan disemprot racun tapi cukup digebuk sampai pingsan trus kecoanya dimasukin ke kantong Nepenthes buat makanan.

    [​IMG]
     
    • Suka Suka x 5
  2. orangdesa

    orangdesa Aklimat

    Postingan:
    60
    Poin Piala:
    18
    Lokasi:
    desa
    Rating:
    +28
    yang di atas koleksi nya ya mod?
     
  3. Piko

    Piko Kimera

    Postingan:
    601
    Poin Piala:
    105
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +440
    Bukan, itu ambil dari google. Kalau yang punya saya pot-nya beda ga panjang ke bawah gitu pakbun @orangdesa@orangdesa
     
  4. hamasah

    hamasah Anakan

    Postingan:
    2
    Poin Piala:
    1
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +0
    mau nanya mod, saya punya kantong semar, kantongnya baru ada 2 yang sudah ngebuka, nah yang satu kan masih rada kecil tapi kok malah layu ya? Terus yang lebih besar juga sudah mulai layu daun penutup kantongnya, tolong sarannya, makasih mod
     
  5. Ahmad-H

    Ahmad-H Endemis

    Postingan:
    169
    Poin Piala:
    43
    Lokasi:
    DI Yogyakarta
    Rating:
    +80
    Mau tanya Pakbun @Piko@Piko , untuk yang menggunakan media cocopeat + sekam bakar harus dilakukan penggantian media atau tidak ? Jika iya, tiap berapa bulan sekali ?
    Dan satu lagi Pak, untuk mau mengganti pot yang kekecilan ada cara khusus atau tidak Pak ? Terima kasih, maaf Pakbun kalau kebanyakan, he..he.. :)
     
  6. Piko

    Piko Kimera

    Postingan:
    601
    Poin Piala:
    105
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +440
    Kalau tidak ada potonya agak susah. Namun terkait kasus ini, saya menduga ini akibat kurang lembabnya media. Bisa jadi karena intensitas cahaya tinggi tidak diiringi dengan jadwal penyiraman yang disesuaikan.

    Atau bisa jadi karena kantung semar ini baru bubun @hasamah beli, dan saat ini sedang dalam proses adaptasi di tempat baru. Indikator sehat tidaknya kantung semar yang paling utama adalah pucuk yang paling atasnya (di atas batang utama terletak di atas tengah). Kalau masih terlihat sehat dan tumbuh terus berarti aman.

    Kalau boleh tahu, ini spesiesnya apa?
     
  7. Piko

    Piko Kimera

    Postingan:
    601
    Poin Piala:
    105
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +440
    Indikasi perlu tidaknya ganti media adalah ketika media tersebut sudah terlihat kurang sedap dipandang mata. Maksudnya coco peatnya sudah seperti bubur dan rawan jamur. Kalau dari tanamannya, apabila daun baru yang tumbuh lebih kecil dari daun lama serta tanamannya terlihat 'lemas'...biasanya tanaman tersebut sudah tidak betah di media yang lama. Untuk coco peat + sekam bakar biasanya setahun, Pak. Cuma kalau bisa jaga kondisi bisa sampai 2 tahun.

    Untuk ganti pot, mudahnya pangkal batang bawah dijepit dengan jari kemudian sebagian besar media ditutup dengan telapak tangan. Setelah itu posisi dibalikkan dan pot dicabut. Jika sudah tercabut tinggal masukkan pot baru yang lebih besar. Rongga-rongga yang masih kosong di pot yang lebih besar ini diselipkan media tambahan. Setelah itu jangan lupa disiram supaya saturasi media dan pot meningkat. Terakhir, letakkan di tempat yang teduh dahulu sampai tanaman terlihat nyaman baru dipindah ke tempat semula.
     
  8. Ahmad-H

    Ahmad-H Endemis

    Postingan:
    169
    Poin Piala:
    43
    Lokasi:
    DI Yogyakarta
    Rating:
    +80
    Terima kasih ya Pakbun. Oh iya sekalian mau tanya, untuk nepenthes semakin bertambah umurnya kantongnya juga akan semakin besar kan Pakbun @Piko@Piko ? He..he.., penasaran soalnya :)
     
  9. Piko

    Piko Kimera

    Postingan:
    601
    Poin Piala:
    105
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +440
    Kalau sudah adaptasi, biasanya begitu. Kantung berikutnya akan terus membesar. Baru nanti setelah itu di atas akan muncul kantong yang dinamakan upper pitcher. Bentuknya nanti beda :joyful:
     
  10. hamasah

    hamasah Anakan

    Postingan:
    2
    Poin Piala:
    1
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +0
    Pucuknya sih terlihat tumbuh sehat. Species kawin silang N. Reinwardtiana X N. Maxima. Terima kasih mod
     
  11. Piko

    Piko Kimera

    Postingan:
    601
    Poin Piala:
    105
    Lokasi:
    Bandung
    Rating:
    +440
    Kayaknya ini baru beli ya? Biasanya memang begitu, kantung yang lama akan mengering dan nanti dari pucuk (tendril) akan menjadi daun baru yang kemudian tumbuh kantung baru yang sudah adaptasi dengan lingkungan tempat bubun @hamasah@hamasah

    Sabar ya Bu :finger::happy:
     
  12. calvin

    calvin Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    2,387
    Poin Piala:
    340
    Lokasi:
    Makassar, Sulawesi Selatan
    Rating:
    +1,656
    Banyak yang nanya media tanam apa yang cocok buat nepenthes. Thread ini jawabannya :haha: aku rate 5 ya Modpik. Kereuen abies..hehe..
     
  13. Yusuf

    Yusuf Aklimat

    Postingan:
    69
    Poin Piala:
    13
    Rating:
    +6
    l
    kalau medianya spaghnum moss diganti dengan lumut tembok plus cacahan pakis tu bisa apa gk?
    Soalnya banyak banget tu stok lumutnya sampai tebel banget ......murah meriah kalau bisa hehehe
     
    • Setuju Setuju x 1
Konsep telah disimpan Konsep telah dihapus

Bagikan halaman ini