1. PRODUK PERDANA KP - POT Tricho itu pupuk berinokulasi Trichoderma. Juga mengandung Bokashi, Kascing, Ehpsom Salt, Vitamins, dll (dll ini rahasia) :D
    Mari bawa pengalaman menanam anda ke level yang lebih tinggi ;)

    http://www.kebunpedia.com/threads/pupuk-booster-pot-tricho.8368/

    Kumpulan foto testimonies bisa dilihat di sini yah (akan terus di-update):

    http://www.kebunpedia.com/media/users/guradisu.66/



    Abaikan Pemberitahuan
  2. Seluruh Manajemen Kebunpedia mengucapkan:

    Selamat Idul Fitri 1438H

    Mohon Maaf Lahir dan Batin

    (menerima kiriman makanan dan kue) (becandaaa)

    Abaikan Pemberitahuan

Perbedaan Pupuk Urea Dan Za

Diskusi dalam 'Forum Pertanian & Agribisnis' dimulai oleh sigit, Apr 26, 2015.

  1. calvin

    calvin Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    2,389
    Poin Piala:
    340
    Lokasi:
    Makassar, Sulawesi Selatan
    Rating:
    +1,635
    Berbagai jenis pupuk dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pupuk-pupuk tersebut dibedakan terutama berdasarkan kandungan unsur hara yang dikandungnya. Salah satu unsur hara yang paling penting adalah nitrogen. Berbagai jenis pupuk yang mengandung nitrogen dapat dipilih untuk pemupukan, baik yang merupakan pupuk tunggal maupun pupuk majemuk . Namun, pupuk-pupuk tersebut dibedakan oleh besarnya kandungan unsur nitrogen di dalamnya.

    Pupuk urea dan ZA adalah dua jenis pupuk yang mengandung nitrogen (N). Bagian tanaman, nitrogen adalah salah satu unsur hara makro yang dibutuhkan untuk perkembangannya. Tumbuhan membutuhkan nitrogen untuk pertumbuhannya terutama pada fase vegetatif dimana terjadi pertumbuhan daun, batang dan cabang. Nitrogen juga berperan dalam pembentukan zat hijau daun atau klorofil, komponen pada daun yang berperan dalam fotosintesis. Karenanya, sayuran hijau membutuhkan lebih banyak nitrogen dibandingkan tanaman lainnya. Tidak hanya itu, nitrogen juga berperan dalam pembentukan protein, lemak dan berbagai senyawa organik lainnya.

    [​IMG]

    Tanaman yang kekurangan nitrogen akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak normal atau kerdil. Karena perannya dalam pembentukan klorofil, defisiensi nitrogen pada tanaman akan menyebabkan daun menguning dan mengering. Karena tidak dapat melakukan fotosintesis secara maksimal, tanaman pun tidak dapat menghasilkan energi untuk pertumbuhannya. Defisiensi unsur nitrogen dalam jumlah besar akan menyebabkan berbagai jaringan tanaman akan mengering dan mati. Sementara buah yang kekurangan nitrogen tidak akan dapat tumbuh sempurna, melainkan akan menjadi cepat masak namun kandungan proteinnya rendah.

    Mengingat pentingnya peran unsur nitrogen bagi tanaman, berbagai jenis pupuk yang mengandung nitrogen pun dibuat dan dikembangkan untuk dapat menyuplai unsur nitrogen yang dibutuhkan tanaman. Pupuk urea dan za merupakan dua jenis pupuk yang mengandung nitrogen. Salah satu perbedaan yang jelas dari kedua jenis pupuk ini adalah persentase unsur nitrogen yang dikandung didalamnya. Jika pupuk urea mengandung 46% unsur nitrogen, pada pupuk ZA, kandungan unsur nitrogen hanya mencapai 20.8%. Nilai persentase ini menyatakan bahwa 100 kg pupuk urea, terdapat 46 kg unsur nitrogen, begitu pula pada 100 kg pupuk ZA terdapat 20.8 kg unsur nitrogen.

    Perbedaan lainnya dari pupuk urea dan nitrogen adalah ada tidaknya kandungan unsur makro lainnya. Pupuk urea hanya terdiri dari unsur makro nitrogen, sedangkan pupuk ZA juga mengandung unsur makro lainnya yaitu belerang atau sulfur (S). Sulfur atau belerang sangat membantu tanaman dalam proses pembentukan bintil akar. Pertumbuhan bagian tanaman lainnya yang sangat didukung oleh unsur sulfur adalah pembentukan tunas dan pembentukan zat hijau daun atau klorofil. Sulfur juga merupakan unsur hara yang sangat penting yang berperan dalam pembentukan berbagai jenis asam amino essensial pada tanaman yaitu sistein, sistin dan metionin. Unsur belerang juga merupakan bagian dari biotin thiamin, ko-enzim A dan glutation.

    Sekitar 90% unsur belerang dalam tanaman ditemukan dalam bentuk asam amino. Defisiensi unsur sulfur pada tanaman akan menyebabkan daun yang masih muda berubah warna menjadi hijau muda, mengkilap dan agak keputihan. Selanjutnya daun akan berubah menjadi kuning hijau. Kekurangan sulfur dapat menghambat pertumbuhan tanaman sehingga tanaman menjadi kerdil, kurus dan berbatang pendek. Penimbunan aminda bebas dan asam amino dapat terjadi pada tanaman yang kekurangan sulfur. Penimbunan yang mencapai ambang batas maksimal akan berbahaya bagi tanaman. Tanaman juga akan mengalami kerusakan sistem fisiologis sehingga mudah terserang hama penyakit.

    [​IMG]

    Pupuk Urea mengandung kadar air maksimal 0.50% sementara pada pupuk ZA, kadar air maksimal dapat mencapai 1%. Umumnya, pupuk urea berbentuk butiran tidak berdebu, sedangkan pupuk ZA berbentuk kristal. Meskipun kedua jenis pupuk ini mudah larut dalam air, namun pupuk urea cenderung lebih higroskopis dibandingkan dengan pupuk ZA sehingga bila dibandingkan, pupuk urea lebih tidak stabil dan akan dengan cepat menyerap air dari udara dan membuatnya lembek dan basah, karenanya pupuk urea tidak tahan disimpan dalam waktu yang lama kecuali bila penyimpanan dikendalikan pada ruangan sangat kering dan tertutup rapat. Sebaliknya, pupuk ZA dengan senyawa kimia yang lebih stabil akan lebih tahan disimpan dalam waktu yang lama. Pupuk ZA baru akan menarik air dari udara pada kelembaban sekitar 80% pada suhu 30ºC.

    Karena sama-sama mengandung unsur nitrogen, kedua jenis pupuk ini dapat mempercepat pertumbuhan tanaman dan menambah kandungan protein hasil panen. Hanya saja, kandungan sulfur dari pupuk ZA akan berperan juga dalam pengembangan sistem imunitas tanaman yang akan meningkatkan kemampuan tanaman untuk mempertahankan diri dari gangguan hama parasit, penyakit dan kekeringan. Pupuk ZA juga akan dapat meningkatkan produksi dan kualitas panen serta memperbaiki rasa dan warna hasil panen.

    Pemilihan penggunaan kedua jenis pupuk ini dapat disesuaikan dengan varietas tanaman yang ditanam, juga kondisi tanah. Kandungan ion sulfat pada pupuk ZA akan membuatnya lebih mudah larut di dalam air. Sementara ion amonium kemampuan larutannya dalam air lebih kecil. Kondisi ini membuat pupuk ZA berpotensi menurunkan pH tanah. Karenanya pupuk ZA tidak disarankan untuk digunakan pada tanah dengan tingkat keasaman (pH) rendah. Pupuk ZA juga tidak disarankan untuk dicampur dengan pupuk yang mengandung kapur bebas seperti kalsium sianida juga kalsium amonium nitrat.[​IMG]

    Karakteristik varietas tanaman juga sangat penting untuk diperhatikan, misalnya penggunaan pupuk untuk tanaman tebu lebih disarankan untuk menggunakan pupuk ZA dibandingkan urea karena pupuk ZA tidak memberikan efek penurunan kadar gula atau rendemen, dibandingkan dengan pemberian pupuk urea saja. Penggunaan pupuk ZA pada tanaman tebu diberikan untuk mencegah defisiensi belerang. Karena pelepasan nutrisinya yang lambat, pupuk ZA lebih cocok untuk dijadikan pupuk dasar dibandingkan dengan pupuk urea.

    Baik dalam penggunaan pupuk ZA maupun urea, dosis pemberian adalah salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Penggunaan pupuk urea dan ZA berlebih dapat merusak tanah terutama karena kedua pupuk ini berpotensi menurunkan keasaman tanah, meskipun pupuk urea tidak menurunkan pH tanah sebesar penurunan karena penggunaan pupuk ZA. Namun tanah yang terlalu asam akan merusak pertumbuhan tanaman dan mengancam keberadaan mikroorganisme maupun makroorganisme yang berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah.

    Pupuk ZA mengandung lebih sedikit unsur nitrogen di dalamnya bila dibandingkan dengan pupuk urea sehingga untuk meningkatkan asupan nitrogen pada tanaman, dibutuhkan lebih banyak pupuk ZA. Sebaliknya pupuk urea yang kaya akan nitrogen akan membuat pemakaiannya dengan tujuan untuk memaksimalkan asupan nitrogen menjadi lebih tepat. Namun, pupuk urea tidak memiliki kandungan unsur belerang yang juga dibutuhkan oleh tanaman.
     
    • Baik Baik x 1
    Diubah terakhir kali oleh moderator: Mei 16, 2016
  2. Choirummintin Wulandari

    Choirummintin Wulandari Anakan

    Postingan:
    3
    Poin Piala:
    1
    Rating:
    +0
    Budidaya bawang merah biasanya digunakan pupuk ZA dan urea secara bersamaan.. apakah tidak akan terjadi kelebihan nitrogen?
     
  3. Rozen

    Rozen Anakan

    Postingan:
    17
    Poin Piala:
    3
    Rating:
    +5
    kalau sepengetahuan saya yg biasa saja... [​IMG]

    mending jangan dipupuk bersamaan kak, atau kalau bisa nggak usah urea make za udah cukup kok.
    kalau untuk bawang merah sih biasanya,
    1. dasarin aja pake pupuk organik + npk biasanya sih phonska (agak2 promosi ini critanya [​IMG] sifat org pemasaran)
    2. 15 hst kasih dah npk + za 3 : 1, biar kuat akar aka bakal umbinya + rangsang pertumbuhannya pake za
    3. 30 hst kasih za lagi, gunanya meningkatkan produksi dan kualitas panen serta memperbaiki rasa dan warna hasil panen seperti yg disampaikan pak @calvin@calvin senpai [​IMG]

    itu aja sih setau saya, mungkin senior sesepuh pinisepuh senpai2 ada yg lebih paham atau mungkin meluruskan...
     
  4. Misbahul Munir

    Misbahul Munir Aklimat

    Postingan:
    5
    Poin Piala:
    11
    Rating:
    +0
    Kalau Untuk kubis gimana dosis pupuk / Ha (mulai dari dasar sampai panen)
     
  5. zoelyvan

    zoelyvan Aklimat

    Postingan:
    61
    Poin Piala:
    18
    Rating:
    +10
    ilmu yg sangat bermanfaat, trimakasih atas sharingnya... oiya pakbun... pupuk ZA cocok ga buat hidropnik?
     
  6. boni

    boni Aklimat

    Postingan:
    1
    Poin Piala:
    11
    Rating:
    +0
    Kalaun untuk jagung bagai mana min, apakah bisa ZA diaduk dengan POSHCA?
    TQ.
     
  7. Guradisu

    Guradisu Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    4,882
    Poin Piala:
    960
    Lokasi:
    Somewhere inside your heart
    Rating:
    +3,400
    Mungkin Coach @Rudy The@Rudy The bisa bantu ngasi pencerahan di sini :)
     
  8. Guradisu

    Guradisu Administrator Manajemen Kebunpedia

    Postingan:
    4,882
    Poin Piala:
    960
    Lokasi:
    Somewhere inside your heart
    Rating:
    +3,400
    Pakbun belum ada thread kenalannya :D :D


    ----------------------------------------------------------------------------
    Mengubah teori ke bentuk nyata: Pupuk Booster POT Tricho:
    Jual - Pupuk Booster: POT+Tricho
     
    Diubah terakhir kali: Mar 29, 2017
  9. Rudy The

    Rudy The Coach

    Postingan:
    3,285
    Poin Piala:
    1,485
    Lokasi:
    Tangerang
    Rating:
    +3,471
    Dalam 1 karung NPK Ponska terdapat 16,3 kg Urea/35,7 kg ZA, 20,5 kg SP36 dan 12,5 kg KCL. (Nasi, sayuran, lauk:laugh:)
    Untuk apa dicampur lagi dengan Ponska yah ?
     
  10. Rozen

    Rozen Anakan

    Postingan:
    17
    Poin Piala:
    3
    Rating:
    +5
    setahu saya kalau untuk jagung gausah pake za pak.
    biasanya sih organik + Phonska + urea
    :happy:

    lah ini ada pencerahan dr pak poh @Rudy The@Rudy The :jempol:
     
  11. rushboy.online

    rushboy.online Instar

    Postingan:
    716
    Poin Piala:
    48
    Lokasi:
    permukaan bumi
    Rating:
    +77
    Kalo za di larun untuk hidroponik apa bisa hehehe
     
Konsep telah disimpan Konsep telah dihapus

Bagikan halaman ini